Cara Menyusun KPI Perusahaan Asuransi

Perusahaan asuransi di Indonesia semakin hari semakin bertambah banyak karena semakin tingginya minat masyarakat terhadap asuransi. Berbagai jenis asuransi mulai dari asuransi pendidikan hingga asuransi jiwa sangat diminati di masyarakat karena asuransi dianggap sebagai sebuah investasi yang menguntungkan baik untuk pihak pemberi maupun penerima asuransi.

Mengelola sebuah bisnis asuransi tidaklah mudah. Meskipun bisnis ini sudah digeluti oleh banyak orang, bukan berarti bisnis asuransi mudah dan tanpa hambatan. Tentunya seperti bisnis-bisnis yang lain, bisnis asuransi pun membawa beberapa kelemahan serta hambatan yang harus ditangani jika ingin bisnis berjalan baik dan lancar seperti yang diinginkan.

Bahkan dalam perusahaan asuransi, sebuah analisa KPI pun diperlukan untuk memonitor kinerja serta memastikan bahwa perusahaan dapat mencapai target yang diinginkan dan ditetapkan. Sangat penting bagi sebuah perusahaan asuransi untuk mencapai target yang sudah ditetapkan dan juga mendapatkan kepercayaan dari masyarakat mengenai perusahaan mereka. Continue reading

Strategi untuk Mencapai Target Kinerja dan Target KPI Key Performance Indicators

Memiliki perusahaan atau bisnis sendiri tentu merupakan salah satu pencapaian terbesar dalam hidup Anda.

Saat ini, semakin banyak orang yang memutuskan untuk menjalankan bisnisnya sendiri karena menjanjikan prospek yang lebih baik dibandingkan bekerja di perusahaan yang dimiliki oleh orang lain. Agar dapat menjalankan bisnis yang Anda miliki secara lebih optimal, ada beberapa hal penting yang perlu Anda perhatikan selaku pemilik bisnis.

Salah satu hal penting yang perlu Anda perhatikan dalam menjalankan bisnis adalah target atau KPI bisnis.

Sebagai pemilik bisnis, Anda perlu merumuskan target atau KPI bisnis Anda secara tepat sehingga Anda bisa menyusun langkah-langkah yang diperlukan untuk mencapai target atau KPI tersebut secara lebih mudah. Target atau KPI bisnis juga memiliki jenis yang bermacam-macam tergantung dari aspek bisnis yang terdapat dalam perusahaan yang Anda kelola. Continue reading

Cara Menetapkan Target KPI dengan Terukur dan Akurat

Sebuah unit kerja baik itu sebuah organisasi, perusahaan, ataupun departemen harus memiliki target kerja yang terukur. Terukurnya target kerja akan memenuhi berbagai hal yang perusahaan perlukan dalam mencapai targetnya. Salah satunya adalah persyaratan produk.

Pada setiap target yang direncanakan, setiap proses dalam setiap tingkatannya harus terpenuhi. Pada bagian ini, harus adanya pengukuran pencapaian. Misalnya harus ada perbaikan atau caranya sudah baik dan harus tetap dipertahankan, dan lain-lain.

Untuk membuat target kerja yang terukur, maka dibutuhkan penyusunan yang memiliki level produktivitas yang tinggi. Target kerja harus spesifik, jelas, serta terukur. Proses penyusunan bisa jadi salah satu yang karyawan gunakan sebagai level produktivitasnya.

Tanpa pengukuran target kerja, maka apa yang dikerjakan tidak bisa dikelola dengan baik. Jadi, dalam penyusunannya, setiap karyawan atau pekerja harus dibekali dengan target atau indicator yang terukur tersebut. Ukuran akan menjadi bekal dalam penilaian terhadap suatu tim. Berbagai prinsip juga menyertai penyusunan target yang terukur tersebut, seperti profesionalisme dan scorecarrd. Continue reading

Bagaimana Cara Menetapkan Target Kinerja Karyawan atau SMART Goals?

Target kerja karyawan penting untuk direncanakan dan ditetapkan. Hingga akhirnya rencana tersebut bisa berubah menjadi wujud keberhasilan yang diharapkan. Target bisa dikatakan sebagai tujuan dari perjalanan Anda untuk mencapai sesuatu.

Tanpa ada target yang jelas, langkah tanpa tujuan, Anda tentu akan bingung kemana langkah harus dibawa dan bagaimana menghadapi tantangan yang ada dalam jalan yang Anda ambil tersebut.

Ketika dalam dunia kerja atau bisnis, targetnya jelas, maka kita bisa menentukan cara kerja seperti apa yang akan diambil dan membuatnya lebih produktif. Kita akan tahun sejauh mana kira-kira, tolak ukurannya dari kesuksesan yang bisa diraih. Tanpa target, maka Anda hanya akan berputar-putar tidak jelas dengan kesuksesan yang mustahil diraih.

Menentukan target kerja dilakukan dengan membuat perencanaa. Perencanaan ini berupa langkah yang aka