Contoh Paling Lengkap KPI Manajer SDM dan KPI Bagian HRD

Sebelum membahas lebih lanjut mengenai KPI untuk bagian personalia atau HRD, kita dituntut tahu terlebih dahulu mengenai apa itu KPI. KPI merupakan kependekan atau singkatan dari Key Perfomance Indicator.

Istilah ini sering kali ditanyakan kepada calon karyawan ketika mereka melakukan wawancara.

Manajer HRD selaku pewawancara biasanya menanyakan mengenai KPI dari calon karyawan tersebut di perusahaan lamanya, kemudian apakah calon karyawan tersebut mampu mencapai KPI yang diberikan kepadanya, dan bagaimana cara yang dilakukannya untuk mencapai KPI tersebut.

Mengenai KPI dari sebuah perusahaan sendiri ada besaran, target, serta bobotnya. Biasanya kepala departemen akan memaparkan uraian tersebut kepada staffnya. KPI tersebut harus bisa staff penuhi.

Secara umum, KPI sering dianggap sebagai taget yang atasan berikan baik itu atasan dari sebuah unit kerja baik itu organisasi maupun perusahaan kepada seseorang maupun jabatan tertentu dalam unik kerja tersebut. Continue reading

Contoh Paling Lengkap KPI Pemasaran dan KPI Bagian Marketing

KPI bagian pemasaran atau yang dikenal dengan Key Perfomance Indicatos, dalam bahasa Indonesia artinya indicator dari kinerja yang terukur dalam melakukan penilaian terhadap keberhasilan dari strategi serta program yang dijalankan oleh bagian pemasaran.

Pemasaran sendiri merupakan suatu proses yang sifatnya berkelanjutan mengenai perencanaan serta melakukan pelaksanaan bauran dari pemasaran produk-produk itu sendiri mulai dari produk dan harganya, tempat, serta promosinya. Tidak ketinggalan untuk jasa dan juga gagasan-gagasan yang ditujukan untuk menciptakan adanya pertukaran yaitu antara individu dengan organisasi.

Ada beberapa hal penting yang harus diketahui dalam pengukuran kinerja bidang pemasaran ini. Antara lain revenue, sales volume, market share, customer satisfaction index, brand awaraness index, dan customer acquisition and retention. Continue reading

Faktor Penentu Keberhasilan Penerapan Sistem BSC dan KPI

Ada sejumlah faktor penting agar Indikator Kinerja Utama Karyawan atau dikenal sebagai Key Performance Indicator (KPI) bisa diterapkan dengan sukses. Definisi dari penerapan KPI yang sukses adalah jika seluruh kinerja bisa dievaluasi secara menyeluruh sesuai koridor visi dan strategi perusahaan, dan jika hasil kinerja tersebut ditindaklanjuti secara berkelanjutan untuk meningkatkan kapabilitas karyawan.

Faktor pertama penerapan KPI yang sukses tentunya adalah susunan KPI yang sesuai lima prinsip dasar SMART (specific, measurable, achievable, relevant, time). Indikator kinerja harus disusun secara spesifik dan detail, begitu pula sifatnya yang harus dapat diukur secara obyektif.

Target penilaian performa juga harus berupa poin-poin realistis yang bisa dicapai dalam jangka waktu yang telah ditetapkan secara rasional. KPI juga harus berisikan hal-hal yang relevan dengan tujuan dan strategi perusahaan.

Jika Anda mengenal CEO Air Asia Tony Fernandes, perusahaan dunia yang berhasil sederetan penghargaan, Anda juga mungkin mengenal prinsip yang dipegang teguh Tony sebagai seorang pimpinan perusahaan, “Jika Anda memiliki pekerja yang bahagia, mereka akan menjaga konsumen Anda. Continue reading

Kenapa Penerapan BSC dan KPI Menjadi Gagal?

Pernahkah Anda menonton serial Undercover Boss di saluran televisi CBS? Jika pernah, Anda pasti setuju bahwa tayangan ini sangat menarik. Seorang pimpinan bisa menemukan banyak pengetahuan baru tentang kualitas karyawan dan kinerja tokonya dengan cara menyamar sebagai orang lain.

Salah-satu prinsip penting yang bisa ditarik adalah pentingnya faktor kehadiran pemimpin di tengah-tengah karyawannya di berbagai tingkatan.

Dengan hadir atau istilah populernya saat ini “blusukan,” seorang pemimpin bisa mengetahui dengan akurat dan berempati terhadap kebutuhan bawahannya ataupun bagus-jeleknya kinerja si karyawan dalam mencapai tujuan perusahaan. Jika seorang bos melulu mengecek perusahaannya dari jarak jauh, mungkin bisa disimpulkan kalau ternyata si bos yang paling jauh dari dunia nyata perusahaannya. Continue reading

Cara Membuat dan Menyusun KPI Karyawan dengan Prinsip SMART

Tanpa adanya visi dan misi, sebuah perusahaan bisa dianalogikan seperti rumah tanpa pondasi. Sama dengan jika sebuah perusahaan beroperasi selama bertahun-tahun tanpa adanya pengukuran kinerja organisasi dan karyawan.

KPI (Key Performance Indicator) atau diterjemahkan Indikator Kinerja Utama adalah sebuah tool atau alat untuk mengevaluasi performa organisasi dan karyawan secara berkala, dengan tujuan untuk mengetahui sejauh mana perusahaan telah berlangsung efektif dan efisien dan sejauh mana mereka telah mencapai visi misinya.

Perusahaan dengan jumlah karyawan yang banyak, puluhan, ratusan apalagi ribuan pegawai, dengan jumlah divisi kerja yang tidak sedikit dan tersebar di berbagai lokasi, sangat perlu menerapkan KPI agar evaluasi karyawan bisa berjalan efisien dan efektif. Continue reading

Bagaimana Cara Menyusun KPI untuk Perusahaan Telco atau Telekomunikasi?

Sebuah perusahaan telekomunikasi harus memiliki ketentuan nilai KPI tertentu dimana nilai tersebut harus digunakan untuk setiap aspek dan bidang yang ada di perusahaan guna mencapai visi, misi serta tujuan yang diperlukan. Oleh karena itu, guna mencapai target yang telah ditetapkan, harus ada indikator yang mengontrol proses pencapaian target.

Menentukan nilai KPI untuk sebuah perusahaan telekomunikasi memang cukup rumit mengingat dalam perusahaan ada berbagai bidang yang masing-masing memiliki target dan tujuan pencapaian untuk membantu perusahaan lebih berkembang. Akan tetapi, ada bebrapa poin yang harus dipertimbangkan untuk menentukan KPI utama.

Ada beberapa jenis KPI utama yang bisa diterapkan di dalam sebuah perusahaan. Yang pertama adalah LUSR atau Location Update Success Ratio. LUSR sangat penting untuk dilakukan oleh sebuah perusahaan telekomunikasi. Continue reading

Konsep Pembuatan KPI untuk Industri dan Perusahaan Retail

Dalam sebuah bisnis retail, toko retail merupakan salah satu elemen penting dimana toko adalah tempat dimana produksi barang retail diperjual belikan serta didistribusikan kepada masyarakat. Karena pentingnya fungsi dari sebuah toko retail, maka menentukan KPI untuk toko retail juga sangat penting guna mencapai tujuan dan target dari toko retail itu sendiri.

Membuka toko retail merupakan salah satu bisnis yang sangat berpeluang saat ini. Karena itu semakin banyak jumlah toko retail yang sekarang bisa ditemukan mengingat persaingan bisnisnya cukup menguntungkan. Membuka dan menjalankan sebuah toko retail bukanlah hal yang mudah karena penentuan KPI harus dilakukan untuk mencapai target dari toko tersebut.

Untuk menentukan nilai KPI toko retail, ada dua hal yang perlu diperhatikan yaitu ketersediaan barang di toko tersebut serta layanan toko yang diberikan menyangkut kinerja karyawan. Kinerja karyawan perlu dilihat dan diukur secara seksama karena hal itu dapat mempengaruhi perkembangan dari sebuah toko retail. Continue reading

Free Ebook

Dapatkan GRATIS 3 ebook bagus tentang Strategi Pengembangan SDM, Manajemen Karir, dan Success Mindset. GRATIS!!!