Contoh Bagus KPI Bagian Finance dan KPI untuk Manajer Keuangan

Setiap manajer wajib mengetahui apa itu KPI atau Key Performance Indicator. KPI ini merupakan sebuah alat yang penting bagi manajer sebagai navigasi dalam mengerti dan memahami suatu bisnis atau perusahaan. KPI bisa dikatakan sebagai pemandu bagi perusahaan untuk mengetahui apakah bisnis telah sesuai dengan tujuan, rencana yang disusun sebelumnya atau tidak.

Organisasi bisnis atau unit kerja, pergerakan serta manuvernya bisa digambarkan dengan KPI, atau dengan kata lain KPI ini adalah instrumennya. KPI pun begitu banyak, termasuk untuk bagian keuangan atau finance.

Sebagai manajer, karena banyaknya KPI sering kali membuat sulit penyusunan atau penentuannya. Namun, dalam penyusunan KPI untuk bagian keuangan ada beberapa indikator utama yang tidak oleh terlewat.

CONTOH LENGKAP KPI BAGIAN KEUANGAN DAN ACCOUNTING BISA DI-DOWNLOAD DISINI…..

Indicator utama ini berpengaruh pada stabilnya keuangan perusahaan atau bisnis. Indikator ini juga sudah diberlakukan secara global di berbagai perusahaan untuk berbagai bidang.

1. Keuntungan bersih atau Net Profit. Secara nyata, telah jelas bahwa tujuan sebuah ekonomi dengan konsep bisnis adalah untuk mendapatkan untung berupa uang. Tujuan akhir ini merupakan keuntungan atau profit yang menyatakan bahwa itu adalah bisnis.

Untuk pengukuran keuntungan bersih atau net profit yang dilakukan adalah mengukur berapa banyak keuntungan atau uang yang dihasilkan dan kurangi dengan pengeluaran. Pengeluaran ini bisa mulai dari gaji hingga tunjangan. Net Profit dalam bisnis apapun di seluruh dunia selalu dijadikan perhitungan nomor satu.

2. Marjin keuntungan bersih atau Net Profit Margin.

Bentuknya dalam persen, yang dihitungnya yaitu antara rasio dari pendapatan dan net profit atau keuntungan bersih. Atau, nilai aktual dari keuntungan bersih per nilai aktual dari seluruh pendapatan yang merupakan hasil penjualan. Rasio ini akan digunakan untuk membandingkan dengan perusahaan lain yang sejenis. Dengan kata lain, net profit margin merupakan ukuran dari jumlah untung yang dibagi dengan rupiah hasil dari pendapatan tersebut.

3. Marjin keuntungan operasional atau Operating Profit margin. Pengukuran ini menunjukan rasio apakah fungsi dari efisiensi serta strategi dari harga sudah berjalan dengan baik atau belum, bagaimana juga dengan biaya operasional regular mengenai penempatannya yang merupakan komponen dalam pendapatan operasional. Penghasilan lain dengan sifat yang non regular diabaikan terlebih dahulu.

Pada titik inilah penghasilan perusahaan yang dihasilkan dan dihitung sebelum pajak untuk setiap rupiah hasil penjualan bisa Anda lihat sejauh mana hasilnya.

4. Tingkat pertumbuhan pendapatan atau revenue growth rate. Money machine berupa pertumbuhan penjualan merupakan faktor penunjang penghasilan sebuah perusahaan yang merupakan unit bisnis. Pengukuran revenue growth rate yaitu menghitung persentase dari tingkat pertumbuhan penjualan untuk periode tertentu dan periode berikutnya. Kemudian, hasil yang akan dilihat adalah laju pertumbuhan. Laju pertumbuhan ini akan memberikan kemudahan kepada Anda dalam memproyeksikan tujuan atau target untuk periode berikutnya.

5. Terakhir, siklus konversi uang atau cash convertion. Potensi penghasilan yang kemudian menjadi arus kas yang sebenarnya dalam sebuah unit bisnis merupakan masa yang diperlukan. Waktu atau masa yang diperlukan, ketika semakin panjang masa yang dibutuhkannya, maka untuk perputaran uang dalam perusahaan pun akan semakin sulit. Unit bisnis pada tingkatan ini pada sebuah perusahaan bisa saja dilakukan penutupan.

CONTOH LENGKAP KPI BAGIAN KEUANGAN DAN ACCOUNTING BISA DI-DOWNLOAD DISINI…..

Walaupun tingkatan penjualan sendiri kuat dan baik. Karena, tingkatan penjualan yang tinggi pada dasarnya harus diikuti dengan arus kas yang stabil.

Pemilihan KPI harus tepat dan disesuaikan dengan strategi serta tujuan organisasi atau bisnisnya. Ketika bisnis dijalankan, pertanyaan akan starategi utama dari bisnis pasti akan muncul, dan disitulah KPI akan sangat bermanfaat dalam menjawab pertanyaan tersebut.

Sedangkan untuk KPI yang bersifat non keuangan sangat banyak, mulai pelanggan atau customer, penjualan dan pemasaran atau sales and marketing, operasional atau operation, karyawan atau employee, hingga CSR atau corporate social responsibility.

Seorang manajer, khususnya manajer keuangan merupakan bagian penting dalam perusahaan yang menjaga kesehatan atau kestabilan keuangan. Masalah finansial yang satu ini merupakan masalah yang krusial karena berhubungan dengan pertumbuhan dan perkembangan perusahaan mengenai kelanjutannya. Perbaikan harus dilakukan secara berkesinambungan dalam masalah financial statement tersebut. sehingga, sustainable growth yang simultan bisa tercipta.

CONTOH LENGKAP KPI BAGIAN KEUANGAN DAN ACCOUNTING BISA DI-DOWNLOAD DISINI…..

Free Ebook

Dapatkan GRATIS 3 ebook bagus tentang Strategi Pengembangan SDM, Manajemen Karir, dan Success Mindset. GRATIS!!!