Cara Membuat KPI dan Contoh KPI Bagian Umum atau KPI General Affairs

Key Performance Index tidak bisa dilakukan dengan cara yang sembarangan. Metode ini memerlukan dukungan berupa indikatornya yang jelas dan sesuai dengan perusahaan. Tanpa hal tersebut, KPI atau Key Performance Index akan berakhir sama dengan sistem penilaian kinerja tradisional yang biasanya memberikan hasil data yang terlalu riskan untuk disebut benar.

Perusahaan dengan penilaian yang masih tradisional tersebut akan sulit maju di tengah semakin meningkat dan efektifnya kualitas manajemen perusahaan yang diterapkan.

KPI harus mengacu pada orientasi perusahaan terkait. Metode ini seyogyanya mampu dijadikan sebagai bahan penilaian sekaligus dasar dilakukannya perbaikan. Dengan metode KPI yang baik, akan bisa didapatkan hasil yang sesuai dengan kondisi di lapangan. Continue reading

Contoh KPI Bagian Purchasing dan Procurement

Key Performance Indicator memiliki peranan yang sangat penting bagi keberlangsungan perusahaan. Penggunaan Key Perfomance Indicator atau yang biasa disebut KPI bisa diandalkan untuk menilai kinerja perusahaan terkait termasuk komponen dan karyawan yang terlibat.

Tanpa sistem ini, penilaian yang dilakukan kurang memiliki bukti valid dan data yang didapatkan pun tidak bisa begitu dipercaya. Hampir semua perusahaan modern yang profesional atau usaha kecil yang ingin menjadi lebih profesional mengandalkan sistem seperti ini dan telah meninggalkan sistem penilaian tradisional.

Meskipun demikian, bukan berarti semua perusahaan yang menggunakan KPI lantas bisa menunjukkan performa yang lebih baik. Inti penting KPI terletak pada indikator yang dikembangkan. Setiap indikator tersebut harus bisa menggambarkan apa visi, misi, dan strategi perusahaan. Penggunaan indikator dan standar yang tidak tepat malah dapat membuat perusahaan mundur karena terjerumus dengan sistem asesmen atau penilaian yang salah sehingga keputusan yang diambil pun tidak tepat. Continue reading

Contoh Target Kinerja untuk Developer dan Perusahaan Properti

KPI atau Key Performance Indicators adalah sebuah matrik yang digunakan untuk mengukur performa kinerja dari suatu organisasi atau perusahaan yang merefleksikan tingkat kesuksesan dalam meraih target yang terukur. KPI dapat digunakan untuk berbagai hal. Namun, biasanya digunakan untuk menilai keadaan suatu perusahaan sehingga bisa diambil langkah-langkah selanjutnya.

KPI tidaklah sama untuk organisasi atau perusahaan yang berbeda karena adanya perbedaan dalam sistem, nilai, dan juga target sehingga indikator yang digunakan pun berbeda. Dua perusahaan yang bergerak di bidang sama bisa saja memiliki KPI yang berbeda, karena adanya perbedaan sistem dan target dari kedua perusahaan. Bahkan di dalam perusahaan sendiri, bisa dibuat KPI sesuai dengan unit atau bidang pekerjaan. Sebagai contoh adalah KPI SDM, marketing, dan finance.

Oleh karena itu, dalam membuat KPI, perusahaan tidak bisa mencontek KPI dari perusahaan lain secara utuh. Harus ada penyesuaian dengan kebutuhan dan data yang dimiliki perusahaan. Dengan begitu akan didapatkan manfaat optimal dari KPI yang dibuat. Continue reading

Contoh Indikator Kinerja atau KPI untuk Perusahaan Media

Perusahaan media merupakan salah satu jenis perusahaan yang cukup penting peranannya saat ini. Secara umum, perusahaan media dapat dibagi ke dalam beberapa jenis seperti perusahaan media cetak, perusahaan penyiaran televisi, perusahaan penyiaran radio, atau bahkan perusahaan media online. perusahaan rumah produksi film atau production house serta perusahaan yang berhubungan dengan media seperti perusahaan rekaman atau perusahaan periklanan juga bisa dikategorikan ke dalam kelompok perusahaan media.

Saat ini, salah satu jenis media yang dianggap memiliki peran yang sangat besar adalah media sosial. Media sosial menggunakan layanan internet sebagai sarana untuk mencapai serta menjaring konsumen. Bila Anda memiliki perusahaan