Apakah Sistem BSC Merupakan Hal yang Bagus Bagi Perusahaan

Apakah sistem BSC bagus bagi perusahaan? Bagaimana cara kita menilai seorang karyawan berhasil membawa dampak positif bagi perusahaannya? Pertanyaan ini memang terkesan sepele, namun bila disepelekan akan merugikan perusahaan itu sendiri. Sebab hasil yang dibawa oleh suatu program/ proyek bisa jadi tidak menguntungkan di masa sekarang namun bisa membawa kebaikan di masa yang akan datang.

Secara tradisional, seringkali kinerja seorang karyawan dinilai dari seberapa banyak ia menghasilkan uang selama periode yang singkat. Lantas, kinerja karyawan ini akan dibandingkan dengan kinerja karyawan lainnya. Ini akan membuat tuntutan serta kompetisi yang kurang sehat bagi perusahaan. Sebab, para karyawan tersebut hanya akan mengejar keuntungan sesaat agar bisa terlihat baik di mata pimpinan saat itu juga.

Kondisi seperti di atas, jelas akan benar-benar merugikan perusahaan untuk ke depannya. Kesalahan ini seyogyanya diantisipasi dengan sistem yang tepat yang bisa mengurai benang kusut tersebut. Sistem tersebut seharusnya bisa memilah mana seorang karyawan yang baik untuk perusahaan namun bukan hanya untuk waktu yang singkat saja. Penilaian yang dilakukan harus benar-benar seimbang dan tidak terfokus pada faktor uang saja. Continue reading

Cara Menerapkan Sistem Penilaian Kinerja Berbasis KPI supaya Berhasil

Sebuah perusahaan atau bentuk badan usaha apapun, memerlukan kinerja yang baik dari komponen pendukungnya agar sukses. Tanpa dukungan tersebut, sebuah perusahaan akan kolaps karena tidak bisa berjalan dengan baik. Prinsip tersebut sebenarnya telah banyak dipahami dan merupakan common sense yang dimengerti oleh siapapun tanpa harus mengenyam pendidikan tinggi.

Meskipun demikian, nyatanya tidak banyak badan usaha yang bisa dengan efektif menerapkan atau merealisasikan prinsip tersebut. Banyak usaha-usaha yang masih kecil menilai kinerja pegawai tanpa standar yang jelas. Umumnya, penilaian semacam ini didasarkan secara kasat mata atau “perasaan” saja. Padahal, untuk menilai produktivitas seorang karyawan, tidak bisa dilakukan dengan cara demikian.

Asesmen yang tidak profesional seperti menilai produktivitas karyawan dengan meminta pendapat rekan kerja sebenarnya bisa dihindari dengan sistem penilaian yang lebih jelas. Sistem penilaian seperti ini biasa disebut sebagai KPI atau Key Performance Indicator. Continue reading

Free Ebook

Dapatkan GRATIS 3 ebook bagus tentang Strategi Pengembangan SDM, Manajemen Karir, dan Success Mindset. GRATIS!!!