Tahapan dan Contoh Balance Scorecard Untuk Rumah Sakit

Industri atau bisnis kesehatan merupakan jenis industri yang sangat penting di era modern ini. Kehidupan masyarakat modern yang semakin makmur menjadikan harapan hidup meningkat. Industri rumah sakit dan kesehatan menjadi salah satu penentu tingginya harapan hidup masyarakat.

Kebutuhan akan kesehatan yang semakin tinggi menjadikan banyak sekali rumah sakit yang didirikan bahkan banyak sekali klinik khusus untuk penyakit tertentu yang terjun ke industri kesehatan setelah melihat besarnya peluang usaha di dunia kesehatan ini.

Tingginya persaingan membuat rumah sakit harus selalu menerapkan pelayanan yang prima atau excellence service jika mereka tidak ingin kehilangan pelanggan. Pelayanan yang sangat professional dan prima juga menjadi salah satu tuntutan utama dari semua rumah sakit sebab mereka tidak hanya berurusan dengan keuntungan semata namun mereka berurusan dengan nyawa manusia.

Salah satu cara untuk menjadi perusahaan rumah sakit yang terdepan adalah dengan menerapkan manajemen yang professional dan menyeluruh. Dalam dunia manajemen sendiri ada istilah yang mengatakan bahwa kita tidak akan bisa mengatur dengan maksimal hal – hal yang tidak bisa diukur.

Jadi untuk melaksanakan sistem manajerial yang professional dan baik, sebuah rumah sakit harus mampu melakukan pengukuran kinerja. Pengukuran kinerja merupakan faktor yang sangat penting bagi perusahaan manapun termasuk sebuah Rumah Sakit.

Gratis. Katalog KPI (Key Performance Indicators) Lengkap untuk Semua Fungsi dalam Perusahaan. Download Sekarang.

Pengukuran tersebut memiliki fungsi untuk mengetahui sejauh mana kesuksesan dan keberhasilan sebuah Rumah Sakit serta mengetahui kelemahan kinerja yang menjadi penghalang sebuah perusahaan untuk bisa lebih maju.

Selama ini kebanyakan rumah sakit di Indonesia hanya menitik beratkan penilaian kinerja mereka dengan satu aspek saja yaitu keuangan. Penilaian yang dianggap berhasil adalah tingkat keuntungan finansial yang tinggi dan terus meningkat. Padahal dalam industri rumah sakit, keuntungan finansial bukanlah sebuah aspek utama yang menentukan keberhasilan.

Ada banyak aspek lain yang juga berpengaruh pada kesuksesan sebuah rumah sakit seperti diantaranya adalah perspektif atau pendapat pasien mengenai rumah sakit tersebut, aspek proses bisnis yang mencakup bagaimana rumah sakit tersebut menjual jasa kesehatan kepada pasiennya serta aspek pembelajaran dan pengembangan sumber daya manusia yang dimiliki oleh rumah sakit tersebut.

Meskipun aspek – aspek penilaian tersebut sifatnya tidak kasat mata, namun semuanya sangat penting untuk mengetahui sejauh mana perkembangan dan pencapaian sebuah rumah sakit karena sejatinya sebuah rumah sakit tidak hanya berotientasi pada keuntungan semata namun bagaimana cara mereka mempertahankan citra dan membangun hubungan yang baik dengan para pasien (konsumen/pelanggan).

Dalam menyusun balance scorecard rumah sakit aspek – aspek yang digunakan adalah aspek standar yang biasa digunakan dalam balance scorecard pada umumnya. Namun aspek penilaian tersebut harus melalui penyesuaian terlebih dahulu sehingga lebih sesuai dengan jenis industri rumah sakit.

1. Perspektif proses bisnis internal.
Aspek proses bisnis dalam balance scorecard biasanya memiliki faktor – faktor yang berbeda antara satu jenis perusahaan dengan perusahaan yang lain. dalam industri rumah sakit proses bisnis internal dihitung dari tingkat BOR atau Bed Occupancy Rate, BTO atau Bed Turn Over Rate, NDR atau Net Death Rate, GDR atau Gross Death Rate, dan TOI atau Turn Over Internal. Faktor – faktor khas industri rumah sakit tersebut biasanya diambil dalam pmenyusun sebuah penilaian kinerja proses bisnis internal rumah sakit.

2. Perspektif keuangan
Perspektif keuangan merupakan hal krusial yang biasanya menjadi dasar penilaian utama kemajuan dan perkemban