Tahapan Menyusun KPI untuk Bisnis Percetakan

Bisnis percetakan saat ini semakin berkembang dengan pesat terutama karena di Indonesia juga semakin banyak lahir pengusaha-pengusaha yang lebih tertarik dengan dunia percetakan yang bisa menghasilkan banyak keuntungan dalam berbagai hal yang penangannya tidak begitu sulit.

Namun, bisnis percetakan tentu saja banyak memiliki pesaing yang juga sama-sama merasa percetakan yang mereka miliki adalah harus menjadi yang terbaik. Untuk mencapai sebuah predikat terbaik dengan pencapaian income yang maksimal tidak lah mudah.

Dibutuhkan usaha extra keras dan besar dalam improvisasi di berbagai bidang yang sejalan dengan visi misi perusahaan percetakan itu sendiri.

Salah satu cara untuk mencapai hasil yang maksimal adalah dengan membuat key performance indicators yang bisa digunakan sebagai acuan atau target perusahaan untuk bisnis percetakan itu sendiri sehingga semua bagian dan jajaran karyawan memiliki satu tujuan dan pandangan yang jelas.

Banyaknya perusahaan percetakan tentu saja membuat saingan Anda juga semakin berat.

Gratis. Katalog KPI (Key Performance Indicators) Lengkap untuk Semua Fungsi dalam Perusahaan. Download Sekarang.

Tidak dipungkiri Anda harus memiliki sesuatu yang diunggulkan yang menjadi cirri khas sehingga setiap konsumen yang datang menggunakan jasa percetakan di tempat Anda akan kembali lain waktu karena merasa puas dengan hasil yang mereka dapatkan.

Bisnis percetakan sangatlah luas, mencakup cetak buku dan dokumen penting seperti surat suara pemilihan presiden, cetak foto dan digital printing yang saat ini sudah semakin menggunakan berbagai macam teknologi modern dan canggih, cetak surat kabar yang harus selalu sesuai deadline karena setiap hari surat kabar selalu menurunkan berita terbaru nya, dll jasa cetak lainnya.

Kegunaan dari key performance indicators itu sendiri akan menjadi ukuran bagi setiap karyawan apakah pekerjaan yang mereka lakukan selama ini telah sesuai dengan apa yang diharapkan oleh perusahaan sehingga pada akhir masa evaluasi akan terlihat hasil akhir berupa angka dan score yang nantinya bisa membawa karyawan kepada sebuah penghargaan berprestasi atau malah pembinaan yang artinya kinerja mereka belum lah memuaskan.

Dalam menyusun sebuah key performance indicators dibutuhkan keseriusan dan ketelitian dari masing-masing bagian dan posisi yang ada di perusahaan percetakan itu sendiri. Penilaian karyawan secara berkala akan dilakukan berdasarkan kebutuhan perusahaan itu sendiri.

Rata-rata setiap perusahaan paling tidak melakukan evaluasi minimal 1 kali dalam setiap tahunnya namun semakin sering evaluasi di lakukan maka hasilnya juga akan semakin baik karena ini artinya perusahaan secara serius menaruh perhatian atas kinerja setiap individu yang ada di perusahaan tersebut.

Untuk bisnis percetakan ada beberapa contoh untuk key performance indicators setiap bagian yang bisa Anda ketahui. Berikut beberapa contoh tersebut.

Key performance indicators bisnis percetakan bidang marketing
1. % order yang masuk setiap bulan yang mencapai target
2. % angka target penjualan perusahaan
3. jumlah klien yang masuk
4. persentase peningkatan order
5. program promosi

Key performance indicators bidang operasional
1. jumlah komplain konsumen atas hasil cetak
2. jumlah % kepuasan konsumen atas hasil cetak
3. handling customer

Key performance bisnis percetakan untuk bagian produksi
1. tepat waktu atau tidak untuk naik cetak
2. deadline pencapaian target penyelesaian pekerjaan
3. kerapian hasil cetak
4. kerapian finishing hasil cetak
5. ketersediaan bahan baku stock
6. ketepatan kerja dan kecepatan pekerjaan
7. keselamatan tenaga kerja selama proses produksi
8. monitoring kondisi mesin cetak

Key performance indicators bisnis percetakan bagian khusus keuangan
1. deadline laporan keuangan
2. budgeting & dokumentasi
3. % kenaikan profit perusahaan dalam bentuk laporan keuangan
4. ketepatan waktu penggajian karyawan
5. perhitungan lembur karyawan

Key performance indicators bagian ketenagakerjaan
1. rekrutment karyawan
2. seleksi karyawan berdasarkan posisi & background
3. % peningkatan kualitas karyawan
4. jumlah karyawan masuk & keluar
5. ketepatan dengan aturan disnaker mengenai hak & kewajiban karyawan

Beberapa contoh key performance indicators di atas dalam bisnis percetakan masih bisa ditambah dan dikembangkan kembali yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi perusahaan serta kondisi di lapangan yang terkadang antara satu percetakan dan lainnya jelas berbeda.

Penggunaan key performance indicators atau KPI itu sendiri harus lah secara subjectivitas dan jujur serta transparant tidak boleh hanya atas dasar suka dan tidak suka.

Semua yang ada di dalam KPI harus dibuat dengan benar dan professional begitu pun saat akan dilakukan penilaian oleh atasan masing-masing karyawan yang berada langsung di bawahnya.

Atasan sebagai pimpinan sangat berperan penting dalam penyusunan KPI dan juga dalam penilaian dan evaluasi karyawan yang ada di bawahnya ini menjadi tugas yang tidak mudah manakala banyak atasan yang seringkali bahkan tidak kenal dengan bawahannya sendiri. Untuk peningkatan mutu perusahaan dan kualitas sumber daya manusia yang ada di bisnis percetakan itu sendiri, key performance indicators sangat lah berpengaruh karena berhubungan dengan perhitungan bonus, kenaikan pangkat, dan juga penghargaan atau binaan yang nantinya akan di terima oleh setiap karyawan.

Selain itu dengan adanya key performance indicators di dalam laju bisnis percetakan juga akan sangat bermanfaat untuk memantau perkembangan kondisi perusahaan. Jika kondisi baik maka persentase laba dan profit juga kondisi score karyawan akan semakin mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Namun jika yang terjadi malah sebaliknya maka jelas Anda harus melakukan sesuatu untuk meningkatkan kembali perusahaan itu atau malah berhenti sampai dititik itu.

Gratis. Katalog KPI (Key Performance Indicators) Lengkap untuk Semua Fungsi dalam Perusahaan. Download Sekarang.

Free Ebook

Dapatkan GRATIS 3 ebook bagus tentang Strategi Pengembangan SDM, Manajemen Karir, dan Success Mindset. GRATIS!!!