Cara Menyusun Balance Scorecard Hotel atau BSC Perhotelan

Perusahaan jasa hotel merupakan salah satu jenis industri yang sangat berkembang di Indonesia. Industri perhotelan besar di Indonesia karena negara ini merupakan salah satu daerah tujuan wisata utama di dunia.

Berbagai daerah di Indonesia seperti Bali, Lombok, atau Yogyakarta merupakan daerah – daerah yang menjadi tujuan utama para wisatawan dunia dan lokal.

Banyaknya hotel yang berkembang di Indonesia menjadikan persaingan di Industri ramah tamah ini menjadi semakin ketat dan kompetitif. Setiap perusahaan perhotelan harus mulai melakukan pembenahan di dalam diri perusahaannya jika ingin terus bertahan dan bisa bersaing dengan perusahaan – perusahaan lain. Salah satu cara untuk memenangkan persaingan di industri perhotelan adalah dengan mulai menerapkan Balance Scorecard.

Balance scorecard bisa dikatakan merupakan sebuah peta perjalanan bisnis yang dengan akurat bisa memetakan berbagai kondisi manajerial perusahaan. Seperti yang telah kita ketahui bersama, memimpin sesuatu yang bisa diukur tentu jauh lebih mudah dibandingkan memimpin hal yang tidak bisa kita ukur.

Singkat kata, kita tidak akan bisa bersaing dengan hotel lain jika kita tidak bisa mengetahui kemajuan atau perubahan apa yang telah dicapai oleh perusahaan yang kita pimpin.

Selama ini sebagian besar perusahaan perhotelan di Indonesia hanya menerapkan satu standar penilaian pencapaian yaitu dengan menggunakan standar finansial atau standar keuangan saja. Padahal dalam sebuah perusahaan perhotelan ada berbagai jenis indikasi atau standar yang tidak kalah penting untuk diketahui.

Untuk menyusun sebuah Balance Scorecard bagi perusahaan perhotelan, kita biasanya harus mempertimbangkan 4 hal standar dalam penyusunan sebuah Balance Scorecard yaitu diantaranya adalah mempertimbangkan aspek keuangan, mempertimbangkan aspek pelanggan atau konsumen, mempertimbangkan aspek proses bisnis internal perusahaan, serta mempertimbangkan aspek pengembangan serta pembelajaran. Apek keuangan merupakan aspek standar yang selama ini pasti diamati dan diaudit secara berkala setiap tahun. Biasanya perusahaan perhotelan tidak akan mengalami kesulitan dalam menilai aspek yang satu ini. Aspek proses bisnis merupakan salah satu aspek yang selama ini diabaikan namun sangat penting dalam metode Balance Scorecard.

Proses bisnis adalah aspek yang berhubungan dengan bagaimana sebuah perusahaan bekerja menjalankan strategi – strategi serta visi dan misinya untuk mencapai tujuan. Aspek yang ketiga adalah pelanggan atau konsumen.

Tentunya aspek ini juga tidak kalah penting dengan aspek lain sebab tanpa adanya konsumen atau pelanggan, sebuah perusahaan perhotelan tidak akan berjalan dan malah kolaps.

Beberapa hal yang menjadi perhatian di aspek yang satu ini adalah hubungan konsumen atau pelanggan dengan hotel, mengetahui target market yang pas untuk sebuah hotel, hingga mengetahui perspektif pelanggan terhadap hotel karena sejatinya industri perhotelan berhubungan erat dengan citra hotel tersebut di mata pelanggan.

Yang terakhir adalah pembelajaran dan pengembangan. Setiap perusahaan perhotelan harus terus belajar dan melakukan pengembangan kepada setiap karyawannya jika ingin tetap bersaing di level yang tertinggi. Aspek pembelajaran dan pengembangan ini sangat penting bagi semua jenis industri modern termasuk industri perhotelan.

Ada beberapa langkah mudah dalam menyusun sebuah balance scorecard. Berikut ini adalah beberapa langkah yang bisa Anda ikuti:

1. Hal pertama adalah menyusun sebuah tim penyusunan balance scorecard dengan memanfaatkan sumber daya manusia yang ada. Tim ini bertugas untuk menyusun balance scorecard yang paling sesuai dengan keadaan dan kondisi hotel. Jika perlu, anggota tim bisa mengikuti training tambahan mengenai balance scorecard untuk menyamakan persepsi dan pemahaman mengenai bagaimana seharusnya balance scorecard untuk hotel diimplementasikan.

2. Selanjutnya, tim harus memberikan pemahaman dan ilmu yang mereka miliki kepada semua karyawan hotel untuk memastikan semua elemen sumber daya manusia di hotel pemahaman mengenai apa itu balance scorecard. Persamaan persepsi dan pengetahuan akan balance scorecard bagi seluruh elemen hotel sangat penting untuk kesiapan karyawan dalam menerima strategi balance scorecard yang diimplementasikan nantinya.

3. Selanjutnya, tim harus mengumpulkan berbagai data dan informasi yang dibutuhkan terkait dengan perkembangan dan pertumbuhan perusahaan selama ini.

Berbagai jenis informasi dan data ini diantaranya adalah data – data yang berhubungan dengan perusahaan seperti rencana anggaran tahunan, analisis pelanggan, laporan – laporan, dan lain sebagainya. selain data dan informasi mengenai perusahaan, tim juga harus menggali dan mencari informasi mengenai dunia industri perhotelan di Indonesia dan dunia seperti misalnya tentang trend industri perhotelan saat ini, tren marketing perhotelan, teknologi terbaru, inovasi terbaru di industri perhotelan, hingga kondisi persaingan dan para pesaing di industri perhotelan saat ini.

4. Selama ini perusahaan pasti melakukan pengukuran untuk menilai perkembangan dan kemajuan perusahaan. Tim harus menilai dan mengevaluasi sistem penilaian lama sebelum meimplementasikan balance scorecard. Dari hasil evaluasi tersebut akan bisa ditemukan kekurangan – kekurangan yang harus segera diperbaiki dengan melakukan implementasi balance scorecard.

5. Selanjutnya tim bisa mulai merumuskan visi, misi, dan strategi perusahaan. Ketiga hal tersebut adalah dasar penting yang bisa menentukan karakteristik, filosofi, serta proses bisnis perusahaan yang telah dilakukan dalam perjalanannya mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Maka bisa dikatakan visi, misi, dan strategi perusahaan sangat penting untuk merumuskan kembali bagaimana sikap perusahaan dalam usahanya untuk mencapai tujuan.

6. Selanjutnya, tim harus menyusun dan mengimplementasikan balance scorecard berdasarkan berbagai data dan informasi yang telah didapat sebelumnya. Proses implementasi balance scorecard harus selalu dipantau dan diawasi oleh anggota tim. Semua elemen sumber daya manusia hotel juga harus mendukung agar implementasi balance scorecard ini bisa sukses.

Slide1

Slide1