Cara Menyusun BSC atau Balance Scorecard untuk Bisnis Restoran dan Kafe

Jenis bisnis yang akan terus ada dan tetap berkembang hingga kapan saja adalah bisnis di bidang makanan. Oleh sebab itu membuka restoran atau kafe merupakan salah satu jenis bisnis yang tetap digemari oleh masyarakat. Hal ini karena semua manusia pada dasarnya selalu membutuhkan makanan.

Masyarakat modern bahkan tidak hanya membutuhkan makanan untuk bertahan hidup semata namun kuliner atau makanan telah menjadi bagian dari kultur yang tidak bisa dipisahkan begitu saja dari kehidupan sosial masyarakat.

Sekarang, manusia membutuhkan makanan bukan hanya untuk mengisi perutnya saja namun juga bisa bertujuan untuk rekreasi, ajang bersosialisasi, dan sebagai sebuah kebanggaan tersendiri.

Namun bisa dibilang, industri restoran dan kafe merupakan industri yang memiliki tingkat persaingan yang sangat tinggi. Hal ini bisa dibuktikan dengan banyaknya rumah makan, restoran, kafe, atau kedai makan yang tumbuh berkembang tidak hanya di daerah perkotaan namun juga di daerah pinggiran bahkan di desa – desa.

Banyaknya restoran dan kafe atau usaha sejenis membuat setiap usaha kuliner yang ingin sukses harus menerapkan sistem manajemen yang professional dan selalu berkembang mengikuti jaman.

Jelas tidak mungkin mencapai kesuksesan di industri kuliner tanpa menerapkan sebuah manajemen yang professional dan baik. Dalam manajemen sendiri ada sebuah kalimat yang mengatakan bahwa manajemen hanya bisa berjalan dengan sempurna jika semua aspek bisnis bisa diukur. Masalahnya, dalam menjalankan bisnis restoran, kebanyakan orang hanya menilai dari satu aspek semata yaitu keuangan.

Bisnis restoran yang paling berkembang atau yang dianggap paling sukses adalah restoran yang paling banyak mendatangkan keuntungan secara finansial. Hal ini tidak sepenuhnya salah namun sebenarnya masih ada beberapa aspek lain yang tidak kalah penting untuk diperhatikan dalam bisnis restoran dan kafe ini seperti pelanggan, proses bisnis, hingga pembelajaran dan pengembangan karyawan.

balance scorecard merupakan sebuah metode penilaian perkembangan sebuah perusahaan dengan beberapa kriteria utama yaitu keuangan, konsumen, prose bisnis dan pengembangan serta pembelajaran. Jadi bisa dikatakan balance scorecard adalah sebuah metode penilaian yang lebih modern dibandingkan dengan metode penilaian tradisional yang hanya berfokus pada kriteria finansial semata. Lalu bagaimana cara menyusun sebuah balance scorecard yang baik untuk restoran atau kafe?

Berikut ini adalah langkah – langkah yang bisa Anda ambil untuk menyusun sebuah balance scorecard bagi restoran dan kafe:

1. Hal pertama yang harus dilakukan adalah menyusun gambaran atau definisi mengenai restoran atau kafe yang Anda miliki.. Definisi ini termasuk didalamnya adalah penjelasan mengenai visi, misi, dan strategi perusahaan.

Selain menyimpulkan definisi perusahaan yang Anda kelola, penyusunan balance scorecard membutuhkan informasi dan data – data mengenai perusahaan sehingga pada fase ini Anda harus mengumpulkan data – data, informasi, hingga dokumen – dokumen yang berhubungan dengan perkembangan perusahaan kuliner dari mulai didirikan hingga sekarang.

2. Setelah itu Anda menyimpulkan kondisi perekonomian di Indonesia saat ini termasuk didalamnya adalah mengenai prospek bisnis dan kondisi industri kuliner di Indonesia pada umumnya. Kesimpulan yang harus dibuat meliputi meliputi potensi industri restoran dan kafe di Indonesia, perkembangan industri kuliner di masa depan, peran pemerintah dalam mendukung industri kuliner, respon konsumen atau mengenai industri restoran di Indonesia, dan lain – lain.

3. Langkah selanjutnya adalah menyusun laporan mengenai kondisi usaha restoran atau kafe di masa sekarang. Laporan mengenai perusahaan ini mencakup berbagai macam hal seperti diantaranya adalah kondisi keuangan secara menyeluruh, sumber daya manusia, proses bisnis internal, laporan keuangan, berbagai dokumen mengenai karyawan, dan lain sebagainya.

4. Setelah itu Anda harus mempersiapkan semua elemen perusahaan agar mereka semua siap dalam menerima metode penilaian yang baru ini. kunci dari keberhasilan implementasi balance scorecard adalah kesuksesan dalam melibatkan semua elemen sumber daya manusia di perusahaan. Jika memungkinkan Anda bisa mengundang trainer yang berpengalaman untuk memberikan pelatihan singkat kepada karyawan atau kepada tim penyusun balance scorecard agar mereka bisa mendapatkan pengetahuan yang cukup serta memiliki pandangan yang sama mengenai apa itu balance scorecard.

5. Setelah kondisi internal di perusahaan telah siap untuk menerima implementasi balance scorecard, maka kini saatnya untuk menyusun strategi balance scorecard yang cocok untuk restoran atau kafe milik Anda.

Gunakan laporan dan data yang dikumpulkan untuk menyusun penilaian aspek keuangan perusahaan, aspek pelanggan atau konsumen, aspek proses bisnis internal, dan perspektif pembelajaran serta pertumbuhan.

6. Implementasi balance scorecard tidak mungkin sukses hanya dalam sekali jalan. Harus ada evaluasi dan perbaikan di berbagai hal sebelum metode penilaian kinerja ini bisa sempurna diimplementasikan pada sebuah perusahaan. Oleh sebab itu evaluasi adalah hal penting yang harus dilakukan setelah implementasi balance scorecard. Evaluasi balance scorecardpenting dilakukan untuk menemukan berbagai kelemahan – kelemahan dalam metode yang telah dijalankan.

7. Dari implementasi balance scorecard yang telah dilakukan, nantinya akan bisa diketahui berbagai hal yang selama ini tersembunyi misalnya saja adalah tingkat kepuasan konsumen, loyalitas konsumen, prospek pasar, tingkat kepuasan karyawan, pandangan karyawan mengenai lingkungan kerjanya, serta berbagai kelemahan atau kelebihan dalam proses bisnis yang selama ini dijalankan. Dari sinilah balance scorecard bisa menjadi sebuah metode untuk mengevaluasi kondisi perusahaan yang sesungguhnya dari berbagai sudut pandang.

Demikianlah cara penyusunan sistem penilaian balanced scorecard bagi perusahaan kuliner seperti restoran atau kafe. Dengan mengimplementasikan balance scorecard di restoran maka Anda bisa menerapkan profesionalisme dalam usaha Anda. Dengan demikian Anda bisa lebih siap untuk bersaing dengan usaha – usaha sejenis yang kini banyak tumbuh dan berkembang di Indonesia.

Slide1

Slide1