Cara Menyusun KPI untuk Perusahaan IT dan Karyawan IT

Dalam sebuah perusahaan IT, sumber daya manusia merupakan salah satu faktor yang paling penting dimana tanpa sumber daya manusia yang memadai, perusahaan IT tidak akan berjalan dengan baik. Oleh karena itu, dalam menghitung KPI untuk perusahaan IT, sumber daya manusia merupakan aspek yang paling penting untuk ditentukan dan diukur.

Seperti yang telah diketahui, KPI merupakan indikator yang digunakan untuk mengukur kinerja dari sebuah lembaga, organisasi maupun aspek tertentu. Penentuan KPI untuk bidang sumber daya manusia pada perusahaan IT akan membuat perusahaan memiliki peluang untuk lebih meningkatkan lagi bagian sumber daya manusia yang perlu ditingkatkan.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penentuan KPI untuk SDM. Employee turn over merupakan salah satu jenis KPI yang bisa digunakan dimana KPI ini berguna menghitung dan mengukur berapa banyak jumlah karyawan yang mengundurkan diri dalam satu tahun. Makin rendah angka karyawan yang resign, maka akan semakin baik perusahaan tersebut.

Jika nilai employee turn over dalam sebuah perusahaan untuk aspek SDM mencapai lebih dari 5%, maka perusahaan tersebut bisa dikatakan kurang baik dalam sumber daya manusia.

Tingkat jumlah karyawan resign yang terlampau tinggi pada akhirnya akan membuat biaya perekrutan menjadi semakin mahal.

Ada beberapa aspek yang perlu diperhatikan dalam menentukan nilai KPI dari sebuah perusahaan IT terutama di bidang Sumber Daya Manusia.

Ada beberapa indikator yang bisa mengukur apakah sumber daya manusia dari sebuah perusahaan sudah cukup tinggi atau belum, pertama adalah presentase rekruitmen.

Sebuah perusahaan IT yang dapat memenuhi kebuthan presentase rekruitmen yang ditargetkan dalam waktu tertentu. Dalam menargetkan jumlah karyawan yang diperlukan dalam sebuah perusahaan, target harus mampu dipenuhi 100% setidaknya dalam kurang dari 45 hari sebagai target dari pemenuhan jumlah karyawan.

Selain itu, kepuasan karyawan juga sangat penting untuk diikutsertakan dalam pembuatan nilai KPI. Tingkat kepuasan karyawan akan membantu meningkatkan produktivitas serta motivasi dalam bekerja sehingga perusahaan bisa berkembang dengan baik.

Biasanya skor kepuasan diukur dari angka 1 hingga 5 dimana skor 1 adalah kepuasan tingkat paling rendah sedangkan skor 5 adalah kepuasan tingkat paling tinggi. Akan tetapi, skor kepuasan dalam skor 4 pun sudah cukup baik untuk sebuah perusahaan dan skor ini merupakan skor paling umum yang biasanya ada pada perusahaan-perusahaan unggul.

Absensi karyawan juga perlu diukur karena tentunya hal ini sedikit banyak bisa mempengaruhi produktivitas sebuah perusahaan. Target dalam mengukur absensi karyawan harus 100% dimana target ini merupakan indikator dari kehadiran penuh semua karyawan tanpa absensi.

Selain beberapa poin diatas, profit setiap karyawan juga perlu dipertimbangkan. Pertimbangkan jumlah profit semua karyawan baik yang kontrak maupun permanen kemudian gunakan hal itu untuk mengukur tingkat produktivitas dari setiap karyawan.

Dalam perusahaan, on the job training seringkali dilakukan untuk meningkatkan kinerja da produktivitas karyawan. Akan tetapi, jumlah dari on the job training yang harus dilakukan juga perlu diperhatikan karena terlalu banyak melakukan training bisa jadi indikasi bahwa sumber daya manusia dalam sebuah perusahaan kurang mumpuni dan mencukupi.

Melakukan penilaian dan evaluasi dalam sebuah perusahaan juga penting untuk dilakukan dimana masing-masing karyawan akan memiliki skor dalam mengukur kemampuan dan kinerja masing-masing.

Penilaian tersebut bisa dilakukan baik secara eksternal maupun internal untuk semua posisi di dalam perusahaan.
Itulah beberapa poin yang perlu dipertimbangkan dalam mengukur rendah atau tingginya tingkat sumber daya manusia di dalam perusahaan IT. Memang tidak bisa dipungkiri bahwa sumber daya manusia merupakan elemen yang paling penting dalam perusahaan karena sumber daya manusia adalah elemen yang menentukan tingkat kesuksesan perusahaan.

Dengan demikian setiap karyawan harus dievaluasi untuk mengetahui seberapa jauh pekerjaan yang sudah dilakukan dan bagaimana kinerja serta produktivitas karyawan tersebut mempengaruhi target dan tujuan yang ditetapkan oleh perusahaan. KPI yang ditentukan untuk sumber daya manusia juga harus realistis dan merupakan sebuah nilai yang mampu dicapai.

Dengan beberapa pertimbangan diatas, diharapkan sumber daya manusia dalam sebuah perusahaan dapat ditingkatkan dengan baik.

Slide1

Slide1