Contoh KPI Bagian Umum atau KPI GA General Affairs

Bila Anda memiliki perusahaan sendiri, ada berbagai aspek yang perlu Anda perhatikan sehingga Anda bisa mempertahankan atau bahkan meningkatkan performa perusahaan Anda secara lebih efektif dan efisien. Untuk mengukur performa keseluruhan perusahaan Anda, Anda sebaiknya mengukur performa tiap bagian atau divisi dalam perusahaan Anda.

Bila nilai performa setiap divisi dalam perusahaan baik, maka baik pulalah performa perusahaan tersebut secara keseluruhan.

Setiap perusahaan pasti memiliki berbagai divisi atau bagian yang memiliki tanggung jawab serta fungsinya masing-masing. Memahami tugas dan fungsi setiap divisi akan membantu Anda dalam mengukur performa tiap divisi dalam perusahaan Anda. Untuk itu, perlu dipahami bahwa tolak ukur yang digunakan untuk mengukur performa suatu divisi bisa saja berbeda dengan tolak ukur yang digunakan untuk mengukur performa pada divisi lain.

CONTOH LENGKAP KPI BAGIAN UMUM ATAI GENERAL AFFAIRS BISA DI-DOWNLOAD DISINI…..

Secara umum, pengukuran performa tiap divisi atau bagian di dalam suatu perusahaan dapat dilakukan dengan menggunakan berbagai metode. Dalam pengukuran performa bagian suatu perusahaan, yang perlu diperhatikan adalah standar kualitatif yang cenderung cukup sulit untuk diukur.

Salah satu metode yang umumnya digunakan untuk mengukur performa suatu perusahaan adalah KPI atau yang juga dikenal sebagai Key Performance Indicators.

KPI adalah matrik yang digunakan untuk mengukur serta memonitor performa perusahaan, baik untuk bagian-bagian dalam perusahaan maupun performa perusahaan secara keseluruhan.

KPI juga bisa digunakan untuk mendapatkan informasi mengenai kondisi terkini suatu perusahaan sehingga pemilik perusahaan dapat memutuskan langkah apa yang harus diambil untuk menyikapi kondisi tersebut. Perlu diperhatikan bahwa tidak semua matrik bisa dijadikan sebagai KPI.

Matrik yang bisa digunakan sebagai KPI harus memenuhi beberapa kriteria. Adapaun kriteria suatu matrik bisa dianggap sebagai KPI antara lain adalah berorientasi pada outcome, memiliki target, serta memiliki nilai ambang batas. Bila suatu matrik memenuhi kriteria tersebut, maka matrik tersebut dapat dianggap sebagai Key Performance Indicators.

Salah satu bagian penting dalam perusahaan yang perlu Anda ukur performanya adalah general affairs atau bagian umum. Divisi ini dianggap sebagai salah satu tulang punggung penting dalam perusahaan sehingga performa general affairs akan dapat menentukan performa perusahaan secara keseluruhan. Untuk mengukur performa general affairs, Anda bisa menggunakan Key Performance Indicators yang didesain secara khusus untuk divisi ini.

Ada beberapa aspek penting yang perlu Anda perhatikan ketika menggunakan KPI untuk mengukur performa general affairs di perusahaan yang Anda miliki. Selain kriteria matrik di atas, Anda juga perlu mempertimbangkan beberapa hal dalam persiapan penyusunan KPI.

CONTOH LENGKAP KPI BAGIAN UMUM ATAI GENERAL AFFAIRS BISA DI-DOWNLOAD DISINI…..

Hal-hal yang sebaiknya dipersiapkan sebelum penyusunan KPI antara lain berupa penetapan tujuan yang akan dicapai, penyusunan proses bisnis yang terdefinisikan secara jelas, penetapan ukuran kualitatif dan kuantitatif, serta pengawasan terhadap berbagai kondisi yang terjadi di perusahaan.

Hal pertama yang sebaiknya Anda perhatikan ketika menyusun atau menggunakan KPI untuk bagian general affairs adalah indeks kepuasan karyawan terhadap bagian general affairs dalam memenuhi permintaan karyawan atas sarana perkantoran seperti printer, komputer, dan alat tulis. Unit pengukuran untuk aspek ini adalah indeks.

Aspek lain yang perlu diperhatikan dalam KPI untuk bagian general affairs adalah nilai kebersihan lingkungan kantor. Penilaian untuk poin ini dilakukan oleh tim independen yang tidak memiliki hubungan langsung dengan perusahaan sehingga penilaian yang diberikan dapat lebih objektif. Adapun unit pengukuran yang digunakan untuk poin ini adalah angka.

Jumlah protes masyarakat yang berdomisili di sekitar perusahaan terhadap kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan dalam satu tahun juga merupakan salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan dalam penyusunan KPI untuk bagian general affairs.

Selain itu, perlu diperhatikan juga jumlah mitra binaan atau pengusaha skala kecil yang dikelola oleh perusahaan. Kedua aspek ini menggunakan unit pengukuran berupa angka dalam menentukan nilai KPI.

Hal berikutnya yang perlu diperhatikan dalam penyusunan KPI untuk bagian general affairs adalah waktu rata-rata yang dibutuhkan dalam menyelesaikan segala aspek legal perusahaan seperti pengurusan ijin atau pembebasan tanah. Unit pengukuran yang digunakan pada aspek ini adalah hari, minggu, atau bulan.

Aspek lain yang perlu diperhatikan pada KPI untuk bagian general affairs adalah persentase pengurusan aspek legal yang dapat diselesaikan sesuai dengan jadwal.

Aspek terakhir yang sebaiknya diperhatikan dalam penyusunan KPI untuk bagian general affairs adalah tingkat kepuasan manajemen atas kinerja bagian legal. Dengan memperhatikan semua aspek tersebut, KPI untuk bagian general affairs akan dapat disusun secara lebih optimal.

CONTOH LENGKAP KPI BAGIAN UMUM ATAI GENERAL AFFAIRS BISA DI-DOWNLOAD DISINI…..

Slide1