Proses Pembuatan dan Penyusunan KPI untuk Industri Travel

Bisnis travel saat ini menjadi salah satu pilihan bidang usaha yang cukup diminati oleh banyak orang.

Salah satu kelebihannya adalah dengan kondisi dimana semakin banyak orang yang memerlukan alat transportasi umum antar daerah, antar kota, antar propinsi atau bahkan antar Negara sehingga tidak perlu harus merasa repot dan capek dengan membawa kendaraan pribadi sendiri terlebih jika jarak yang harus ditempuh dalam perjalanan cukup jauh dan memakan waktu hingga berhari-hari.

Namun, diantara ketatnya persaingan dalam sebuah bisnis travel ini terkadang banyak kelalaian yang dilakukan oleh pengelola yang mungkin kurang teliti dan kurang detail.

Ada banyak hal yang perlu diperhatikan dalam menjalankan bisnis travel sehingga bisnis yang Anda miliki bisa semakin berkembang dan tidak mati diantara para pesaing yang juga akan terus berlomba untuk menjadi perusahaan penyedia jasa transportasi yang terbaik.

Salah satu cara untuk meningkatkan sebuah kualitas dari perusahaan di bidang transportasi dalam hal ini bisnis travel adalah dengan menggunakan KPI. KPI atau juga adalah key performance indicators yang akan sangat berguna sebagai salah satu cara untuk memonitor kinerja karyawan dan juga laju dan progress perusahaan apakah mengalami peningkatan yang signifikan atau malah ternyata mengalami kemunduran.

Ada banyak sekali manfaat yang akan Anda dan perusahaan travel dapatkan dengan menerapkan key performance indicators ini diantaranya adalah:

 adanya tahapan evaluasi setiap pegawai dan karyawan yang bekerja di dalam perusahaan travel dengan terukur dan juga secara objective sehingga hasilnya akan lebih akurat. Dengan menggunakan key performance indicators ini maka penilaian secara subjectivitas yang sering kali terjadi akan bisa dihindari.

 Hasil dari penilaian dengan menggunakan key performance indicators pada setiap karyawan bisa membawa mereka ke dalam tahap penghargaan atau malah harus masih dibina lebih lanjut karena adanya hal-hal tertentu seperti target penjualan oleh marketing yang tidak tercapai

 dengan adanya sistem dan penerapan key performance indicators maka semua karyawan akan semakin sadar bahwa kinerja mereka selalu dipantau dan akan muncul score yang memperlihatkan apakah kinerja mereka sudah seperti yang diharapkan oleh perusahaan atau belum.

 Jika ternyata dari hasil key performance indicators belum memuaskan maka karyawan Anda berhak mendapatkan punishment yang biasa nya berupa dalam persentase bonus yang akan di dapatkannya.

Key performance indicators sangat diperlukan bagi Anda yang menjalankan bisnis travel karena KPI ini akan diturunkan ke setiap bagian kerja yang ada di perusahaan Anda.

Apalagi mengingat bisnis travel adalah sebuah bisnis yang bergerak dalam bidang jasa. Ini pasti akan sangat penting karena peranan konsumen adalah salah satu hal yang akan menentukan apakah bisnis yang Anda miliki akan berlangsung lama dan semakin besar atau malah yang sebaliknya.

Beberapa contoh key performance indicators untuk bisnis travel yang mungkin nantinya bisa menjadi pedoman Anda untuk kemudian akan dikembangkan lagi antara lain:

 Key performance indicators bisnis travel untuk bagian marketing atau pemasaran
1. persentase penjualan tiket setiap bulan
2. jumlah peningkatan penumpang setiap bulan
3. jumlah klien yang masuk untuk bekerja sama
4. laba atau keuntungan perusahaan setiap bulan
5. % kenaikan laba

 key performance bisnis travel bagian customer service
1. % komplain dari konsumen mengenai pelayanan travel
2. % kepuasan konsumen mengenai pelayanan travel

 key performance bisnis travel bagian lapangan ( sopir, pramugari / pramugara ?
1. ketepatan waktu sampai tujuan
2. ketepatan keberangkatan
3. keramahan saat perjalanan
4. % kepuasan penumpang
5. % komplain penumpang
6. kenyamanan dalam perjalanan

 Key performance indicators bisnis travel untuk bagian teknisi
1. jumlah kendaraan kondisi baik
2. ketepatan service kendaraan
3. kelayakan kendaraan

Dari beberapa contoh key performance indicators di atas, pengelola dan setiap bagian dari bisnis travel bisa mengembangkan dan menambahkan point-point yang dirasa penting dan perlu untuk dicapai misalnya saja profit setiap bulan yang minimal mengalami kenaikkan 10% atau mungkin bertambahnya rute perjalanan sehingga secara tidak langsung juga akan menambah proses perijinan, kendaraan baru atau kantor perwakilan di kota yang rute nya baru dibuka tersebut.

Perusahaan travel yang sukses berarti terus mengalami peningkatan pengguna jasa nya yang tersedia dari berbagai kota sehingga mampu mencakup jumlah yang signifikan.

Tentu saja untung dan rugi harus dimasukkan ke dalam perhitungan dengan baik yang sesuai dengan visi misi setiap perusahaan. Key performance indicators akan digunakan sebagai alat untuk evaluasi kinerja setiap karyawan dalam setiap bagian baik yang terendah maupun sampai yang paling tinggi jabatannya sehingga secara keseluruhan akan dapat ditarik kesimpulan yang mungkin hasilnya akan sesuai dengan harapan perusahaan atau malah sebaliknya.

Jika sebuah bisnis travel akan dikelola secara professional maka dengan adanya key performance indicators ini akan sangat bermanfaat karena bisa mencakup seluruh bagian dan jajaran tanpa ada sesuatu yang tersembunyikan.

Key performance indicators juga akan sangat mempengaruhi penilaian dalam setiap periode yang biasanya dilakukan per 6 bulan sekali atau paling minimal 1 tahun sekali. Akan sangat bisa dibandingkan perusahaan yang selalu peduli dengan kinerja setiap karyawannya dan yang hanya sekedar berjalan saja.

Ini seperti memberikan target secara tidak langsung untuk ukuran sebuah pekerjaan dari setiap bagian yang akan membantu untuk meningkatkan kesadaran diri dalam memberikan hasil yang terbaik untuk perusahaan tempat nya bekerja apalagi konsumen pasti akan sangat jeli dalam melihat segala kekurangan karena bisnis travel adalah bisnis jasa yang tolak ukur keberhasilan adalah kepuasan pelanggan.

Slide1

Slide1